• SMS ONAIR : 087770809898
  • PHONE ONAIR : (022) 54413928
Kamis, Februari 12, 2026
98MAYAFM
  • BERANDA
  • PROFIL
  • PROGRAM
  • CREW
  • MARKETING
  • RATE IKLAN
  • KONTAK KAMI
WordPress HTML5 Audio Player
  • BERANDA
  • PROFIL
  • PROGRAM
  • CREW
  • MARKETING
  • RATE IKLAN
  • KONTAK KAMI
No Result
View All Result
98MAYAFM
WordPress HTML5 Audio Player

AIR TANAH DI JABAR DALAM KONDISI KRITIS

admin by admin
15 Maret 2022
in INFO LINGKUNGAN
0
1
VIEWS

Bandung (BRS) – Ketersediaan air bersih merupakan salah satu persoalan yang belum terselesaikan oleh Pemerintah, termasuk juga oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar), dimana hingga saat ini ketersediaan air bersih masih sangat bergantung pada wilayah lain.

Selain itu, ruang terbuka hijau (RTH) pun hingga saat ini masih belum memenuhi mandat dari Undang-Undang sebanyak 30 persen. Semakin banyaknya alih fungsi lahan resapan, RTH semakin sulit bertambah.

Belum lagi adanya penurunan muka air tanah menjadi masalah lingkungan yang serius dikarenakan penggunaan air tanah yang berlebihan.

“Setidaknya air tanah sampai sepuluh hingga dua puluh persen yang ada di Jabar itu dalam kondisi kritis,” ucap Pengamat Hidrologi ITB Irwan Iskandar usai acara Jabar Punya Informasi (JAPRI) bertema Hari Air Dunia ke 30 di Gedung Sate Bandung, Selasa (15/3/2022).

“Kritisnya ini kan karena makin bertambahnya populasi masyarakat, utamanya di kawasan industri yang mengeksploitasi air tanpa memperhatikan kelestarian air tanah,” ucap Irwan.

“Masyarakat umumnya mengambil air paling banyak 50 liter perhari, tapi kalau industri sangat lebih dari itu. Harusnya industri atau pabrik itu menggunakan pipa atau jalur khusus dari daerah lain,” tegas Irwan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas (Sekdis) Sumber Daya Air (SDA) Jabar Yossy Desra mengatakan, jumlah dan kondisi air di Jabar itu sejalan dengan jumlah populasi yang ada.

“Populasi yang cukup besar itu ada di Bodebek. Di sana pertambahan penduduk sangat cepat. Apalagi di sana itu merupakan kawasan industri,” ucap Yossy.

“Untuk itu, masyarakat harus bisa menghemat air semaksimal mungkin,” imbuhnya.

Lebih lanjut Yossy mengatakan, pemprov Jabar hingga saat ini masih terus menghadirkan danau retensi (embung) sebagai alternatif atau solusi di kala terjadi penyusutan air tanah.

Previous Post

ROAD TO PRESIDENSI G20. SEKDA JABAR SEBUT BAHWA EKRAF AKAN MENJADI PENOPANG PEREKONOMIAN KOTA-KOTA YANG ADA DI DUNIA

Next Post

LEN JAMIN PUSAT KONTROL LRT JABODEBEK SIAP DIUJICOBA

Next Post

LEN JAMIN PUSAT KONTROL LRT JABODEBEK SIAP DIUJICOBA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Tak Berkategori

11111

by admin
11 Februari 2026
0

111: jlwtaaek 111

Read more

11111

11 Februari 2026

11111

11 Februari 2026
Tim Dosen dan Mahasiswa Informatika Digitalisasi SMA Medina Bandung melalui Website Profil Sekolah

Tim Dosen dan Mahasiswa Informatika Digitalisasi SMA Medina Bandung melalui Website Profil Sekolah

19 Januari 2026
Mahasiswa Universitas Telkom Laksanakan Pengabdian Masyarakat Bersama Familia Kreativa

Mahasiswa Universitas Telkom Laksanakan Pengabdian Masyarakat Bersama Familia Kreativa

3 Juni 2025
  • BERANDA
  • PROFIL
  • PROGRAM
  • CREW
  • MARKETING
  • RATE IKLAN
  • KONTAK KAMI

© 2021 Maya Radio - Berani BEda Berani Gaya Derr Akh!!!Maya FM.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PROFIL
  • PROGRAM
  • CREW
  • MARKETING
  • RATE IKLAN
  • KONTAK KAMI

© 2021 Maya Radio - Berani BEda Berani Gaya Derr Akh!!!Maya FM.

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00