• SMS ONAIR : 087770809898
  • PHONE ONAIR : (022) 54413928
Kamis, Februari 12, 2026
98MAYAFM
  • BERANDA
  • PROFIL
  • PROGRAM
  • CREW
  • MARKETING
  • RATE IKLAN
  • KONTAK KAMI
WordPress HTML5 Audio Player
  • BERANDA
  • PROFIL
  • PROGRAM
  • CREW
  • MARKETING
  • RATE IKLAN
  • KONTAK KAMI
No Result
View All Result
98MAYAFM
WordPress HTML5 Audio Player

Dampak Dinamika Global pada Inflasi di Purwakarta

admin by admin
24 Agustus 2022
in BERITA UTAMA, DAERAH
0
Dampak Dinamika Global pada Inflasi di Purwakarta
0
VIEWS

KAB. PURWAKARTA – Dinamika perekonomian yang terjadi secara global berpengaruh terhadap tingkat inflasi nasional, begitupun terhadap Kabupaten Purwakarta.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purwakarta menyebutkan bahwa inflasi di Kabupaten Purwakarta, saat ini berada diangka 2,09.

Atas hal ini, Bupati Purwakarta menyampaikan beberapa hal pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Kabupaten Purwakarta Tahun 2022 yang digelar secara virtual di Aula Janaka, Komplek Perkantoran Pemdakab Purwakarta,( Senin 22/8/2022).

“Dinamika tersebut harus disikapi bersama. Kami, bersama jajaran Pemkab Purwakarta lainnya melakukan sejumlah langkah-langkah strategi agar dinamika global tersebut tidak berpengaruh buruk terhadap perekonomian di Kabupaten Purwakarta,” kata Ambu Anne.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 500/4825/SJ Tentang Penggunaan Tidak Terduga Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah, maka diperlukan pengendalian inflasi seperti pengendalian ekonomi, energi, dan pangan.

“Krisis global ini terjadi karena adanya pandemi COVID-19 yang meliputi krisis ekonomi, aksesibilitas infrastruktur, dan pangan. Oleh karena itu, perlu diatasi dengan adanya pengembangan pariwisata, kelestarian lingkungan hidup, aksesibilitas infrastruktur dan ketersediaan pangan di setiap daerah,” katanya.

Selain itu, pengendalian krisis energi dapat diatasi dengan penerapan harga BBM. Saat ini BPS mempublikasikan inflasi berdasarkan pengelompokan lainnya yang dinamakan disagregasi inflasi.

Disagregasi inflasi, imbuhnya, dilakukan untuk menghasilkan indikator inflasi yang menggambarkan pengaruh dari faktor yang bersifat fundamental.

Di Indonesia, disagregasi inflasi IHK dikelompokan menjadi 3 bagian, diantaranya: Pertama, inflasi inti, yaitu inflasi barang/jasa yang perkembangan harganya dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi secara umum (interaksi permintaan dan penawaran, nilai tukar, harga komoditi internasional, inflasi mitra dagang, keseimbangan support demand yang bersifat umum, persistent dan cenderung permanen), kedua inflasi harga yang diatur pemerintah, seperti inflasi kelompok komoditas yang harga penjualan ecerannya diatur serta memiliki cakupan berskala nasional, dan ketiga inflasi barang/jasa dengan perkembangan harga yang bergejolak.

“Selanjutnya, dalam mempertahankan pangan maka diperlukan adanya pertahanan lahan produktif, terutama sawah. Lahan sawah ini dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” kata Ambu Anne.

Kemudian, ia juga mengimbau para camat serta aparatur desa untuk mendata pengembangan komoditas pada setiap daerah masing-masing, seperti di Cikeris, yang memiliki pengembangan komoditi bawang merah.

“Semoga dengan adanya rapat koordinasi ini, dapat menghasilkan solusi dalam mengatasi inflasi di daerah, khususnya di Kabupaten Purwakarta,” katanya.

Rakor tersebut dihadiri oleh Kepala BPS Purwakarta, Ketua beserta Jajaran TPID Kabupaten Purwakarta, Para Staf Ahli, Para Asisten Daerah, Kepala BKAD, Kepala Bappelitbangda, Kepala DKUPP, Kepala Dispangtan, Kepala Diskanak, Kepala Disnakertrans, serta Kepala Perangkat Daerah terkait dan Para Camat se-Kabupaten Purwakarta.

Pemda dan DPRD Bahas Rancangan KUA PPAS 2023

Di hari yang sama, bertempat di Gedung DPRD Purwakarta di Ciganea, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta Norman Nugraha menghadiri Rapat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Purwakarta Pembahasan Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Tahun Anggaran 2023.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Ahmad Sanusi dan dihadiri oleh anggota Badan Anggaran, Asda, BKAD, Bapenda, Bappelitbangda, Bagian Organisasi, Bagian Hukum, Bagian Administrasi Pembangunan.

Norman berharap Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Tahun Anggaran 2023 lebih terarah dan tidak terkendali serta tercapai demi kemajuan Kabupaten Purwakarta.(rdp*)

Tags: HEADLINE
Previous Post

Wabup Garut Instruksikan Sekolah Agar Siswanya Tidak Jajan di Pinggir Jalan

Next Post

Gubernur Ridwan Kamil Optimis Lompatan Ekonomi di Jabar Utara dan Selatan

Next Post
Gubernur Ridwan Kamil Optimis Lompatan Ekonomi di Jabar Utara dan Selatan

Gubernur Ridwan Kamil Optimis Lompatan Ekonomi di Jabar Utara dan Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Tak Berkategori

11111

by admin
11 Februari 2026
0

111: jlwtaaek 111

Read more

11111

11 Februari 2026

11111

11 Februari 2026
Tim Dosen dan Mahasiswa Informatika Digitalisasi SMA Medina Bandung melalui Website Profil Sekolah

Tim Dosen dan Mahasiswa Informatika Digitalisasi SMA Medina Bandung melalui Website Profil Sekolah

19 Januari 2026
Mahasiswa Universitas Telkom Laksanakan Pengabdian Masyarakat Bersama Familia Kreativa

Mahasiswa Universitas Telkom Laksanakan Pengabdian Masyarakat Bersama Familia Kreativa

3 Juni 2025
  • BERANDA
  • PROFIL
  • PROGRAM
  • CREW
  • MARKETING
  • RATE IKLAN
  • KONTAK KAMI

© 2021 Maya Radio - Berani BEda Berani Gaya Derr Akh!!!Maya FM.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PROFIL
  • PROGRAM
  • CREW
  • MARKETING
  • RATE IKLAN
  • KONTAK KAMI

© 2021 Maya Radio - Berani BEda Berani Gaya Derr Akh!!!Maya FM.

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00